Menuju Transformasi Digital Madrasah, Kepala MAN Alor Lakukan Penguatan Kompetensi Tenaga Kependidikan
MAN Alor (Humas) - Dalam menghadapi era digital yang terus berkembang, Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Alor, Hadi Abdul Aziz Kammis, mengambil langkah strategis dengan menguatkan kompetensi tenaga kependidikan di bidang teknologi informasi (IT). Langkah ini menjadi bagian dari upaya transformasi digital dalam dunia pendidikan untuk menciptakan sistem pengadministrasian dokumen madrsah yang lebih efektif, efisien, dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Program penguatan kompetensi yang dimulai pada Sabtu (08/01/2025) ini dilaksanakan melalui pelatihan intensif yang melibatkan tenaga kependidikan madrasah. Pelatihan ini difokuskan pada pengelolaan Sistem Informasi Manajemen (SIM) Madrasah yang menjadi tulang punggung dalam administrasi dan pengelolaan data pendidikan. Pelatihan dilakukan secara berkelompok di ruang Kepala Madrasah yang dijadikan ruang kerja kolaboratif, dilengkapi dengan perangkat komputer dan proyektor untuk mendukung aktivitas pelatihan.
Baca: MAN Alor Laksanakan Program Pembentukan Karakter Religius melalui Sholat Dhuha dan Pembinaan Rohani
Pada pendampingan ini, Kepala Madrasah secara aktif memberikan arahan, memandu pengelolaan teknologi, dan membantu menyelesaikan kendala yang dihadapi oleh peserta. Hal ini unutk memberikan motivasi bagi para tenaga kependidikan, sekaligus memastikan bahwa pelatihan berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan.
Pelatihan mencakup penguasaan perangkat lunak SIM, penggunaan platform berbasis web untuk pengelolaan data madrasah, serta pemanfaatan teknologi untuk laporan, evaluasi dan sistem kearsipan madrasah. Hadi menegaskan bahwa transformasi digital bukan sekadar pilihan, tetapi sebuah keharusan untuk memastikan madrasah mampu bersaing dan memberikan layanan pendidikan yang optimal.
“Kami berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan PTK madrasah agar mereka tidak hanya sebagai pengguna pasif teknologi, tetapi juga menjadi pengelola dan penggerak inovasi di bidang teknologi pendidikan.” ujar Hadi.
Penguatan kompetensi tenaga kependidikan di bidang Sistem Informasi Manajemen (SIM) Madrasah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan, tidak hanya bagi tenaga kependidikan, tetapi juga bagi siswa dan orang tua. Dengan pemanfaatan teknologi secara optimal, proses administrasi diharapkan menjadi lebih tertata, transparan, dan efisien.
Tidak ada komentar
Terimakasih telah singgah. Silahkan tinggalkan komentar. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda.